Penataan Wisata Siringlaut Kotabaru

Pengaturan Area Parkir dan Jalur Keluar Masuk Kendaraan di Wisata Siringlaut Kotabaru

Pemkab Kotabaru terus menata Wisata Siringlaut Kotabaru, termasuk pengaturan titik parkir dan jalur keluar masuk arus kendaraan.

Editor: Royan Naimi
banjarmasinpostwiki.tribunnews.com/Helriansyah
Pintu masuk wisata Siringlaut Kotabaru. 

BANJARMASINPOSTWIKI.TRIBUNNEWS.COM - Seiring diresmikan pusat kuliner, Si-Walk (Siringlaut-Walk). Pemkab Kotabaru melalui Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga (Disparpora) terus menata Wisata Siringlaut Kotabaru.

Selain infrastruk dasar sebagai penunjang pelancong berwisata di objek wisata persis berada di tengah pusat kota Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan ini.

Termasuk pengelolaan parkir kendaraan roda dua dan empat yang sekarang berada di bawah Dinas Perhubungan (Dishub) yang dipusatkan di rest area khusus di lokasi tersebut.

Memberikan kenyamanan pengunjung baik lokal maupun luar Kotabaru, di area destinasi juga diatur jalur keluar masuk kendaraan baik, roda empat maupun roda dua.

Baca juga: Profil Kepala Lapas Kelas IIB Tanjung Heru Yuswanto, Merintis Karir Jabatan Mulai di LPKA Martapura

Baca juga: Profil Wakil Gubernur Kalsel H Muhidin, Penggagas Siring Banjarmasin Dekat dengan Para Ketua RT

Diketahui kebijakan diberlakukan pemerintah daerah khususnya pengendara roda dua dan roda empat memasuki area Siringlaut, selain untuk penataankelolaan.

Kebijakan itu sekaligus upaya menghindari overload kendaraan di pintu masuk area Siringlaut yang berpotensi mengakibatkan insiden kecelakaan dialami pengunjung.

Untuk diketahui pengunjung terlebih dari luar Kotabaru, penataan titik parkir dan jalur keluar masuk kendaraan khususnya.

Untuk jalur masuk kendaraan, petugas memberlakukab persis berhadapan dengan kantor Sekretariat Daerah.

Sedangkan untuk jalur keluar kendaraan, di tempatkan di sebelah selatan rest area Siringlaur atau tepatnya di sekitar area Si-Walk.

Rahman salah seorang pengunjung mengiyakan, penataan tempat parkir dan jalur keluar masuk kendaraan yang diberlakukan Dinas Perhubungan bersamaan peresmian Si-Walk beberapa tahun lalu.

Menurut dia, di area di tempatkan rambu masuk, selain rambu keluar sebagai petunjuk. Selain di dalam area wisata terpampang plang petunjuk arah keluar.

Pintu keluar wisata Siringlaut Kotabaru.
Pintu keluar wisata Siringlaut Kotabaru. (banjarmasinpostwiki.tribunnews.com/Helriansyah)

Baca juga: Profil Rektor UIN Antasari Banjarmasin Periode 2017-2021 Prof Mujiburrahman

Baca juga: KH Jarkasyi Hasbi Pimpinan Ponpes Darul Hijrah Desa Cindai Alus Martapura Kalsel Raih Kalpataru 2021

Meski demikian, Rahman menganggap pemberlakuan jalur keluar masuk kendaraan di area ini belum maksimal. Sejak aturan diberlakukan masih banyak kendaraan menjadi jalur masuk sebagai jalur keluar, pun sebaliknya jalur keluar dijadikan jalur masuk.

"Ya, sebagai masyarakat harapannya tidak ada lagi tidak sesuai jalur," harapnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru H Said Akhmad mengatakan, tindak lanjut pemberlakukan satu jalur kendaraan keluar masuk di wisata Siringlaut.

Sudah mengadakan pertemuan antara Dishub dengan Badan Pendapatan Daerah, sesuai arahan Bupati Kotabaru, pintu masuk dan keluar rencana dipasang mesin buka tutup yang sekarang dalam proses pengadaan.

Ditambahkan Said Akhmad, jika mesin buka tutup sudah dipasang dan ada petugas khusus yang jaga, pengunjung tidak mungkin lagi mengakses jalur masuk sebagai jalur keluar.

Hanya karena pengadaan mesin bukan tutup (portal) di tahun 2022, pembelakuan satu jalur kendaraan di Siringlaut belum maksimal.

"Belum maksimal, karena alat itu. Kalau sudah ada (portal) tidak mungkin lagi kendaraan keluar di jalur masuk," tandasnya.

(banjarmasinpostwiki.tribunnews.com/Helriansyah)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved