Tokoh dan Pahlawan Banjar Namanya Diabadikan sebagai Nama Jalan

Penamaan jalan di Kalimantan Selatan beberapa di antaranya mengambil nama tokoh atau pahlawan Banjar.

Editor: Royan Naimi
banjarmasinpostwiki.tribunnews.com/Salmah
Jalan Pangeran Samudera ini berlokasi di jantung Kota Banjarmasin. 

BANJARMASINPOSTWIKI.TRIBUNNEWS.COM, BANJARMASIN - Penamaan jalan di Kalimantan Selatan beberapa di antaranya mengambil nama tokoh atau pahlawan Banjar.

Tujuannya jelas agar setiap generasi mengenal para tokoh dan menghargai jasa pahlawan Banjar.

Tokoh dan Pahlawan Banjar yang namanya diabadikan sebagai nama jalan tersebut cukup banyak, berikut beberapa di antaranya.

Jalan Pangeran Samudera; Jalan ini berlokasi di jantung Kota Banjarmasin.

Pangeran Jaya Sutera atau Jaya Samudera merupakan raja Banjar pertama sekaligus raja Kalimantan pertama yang bergelar Sultan yaitu Sultan Suryanullah.

Gelar Sultan Suryanullah tersebut diberikan oleh seorang Arab yang pertama datang di Banjarmasin, beberapa waktu setelah Pangeran Samudera diislamkan oleh utusan Kesultanan Demak.

Jalan Lambung Mangkurat; Jalan ini berlokasi di pusat Kota Banjarmasin. Lambung Mangkurat adalah tokoh legenda raja ke-2 atau pemangku Kerajaan Negara Dipa sebagai cikal bakal kerajaan Banjar.

Jalan Sultan Suriansyah; Jalan ini ada di Banjarbaru. Sultan Suriansyah adalah Raja Banjar pertama yang memeluk Islam. Ia memerintah tahun 1500-1540.

Jalan Panglima Batur; Jalan ini ada di Banjarbaru. Panglima Batur bin Barui adalah seorang panglima suku Dayak Bakumpai dalam Perang Banjar di pedalaman Barito, dikenal Perang Barito, sebagai kelanjutan dari Perang Banjar.

Panglima Batur adalah salah seorang Panglima yang setia pada Sultan Muhammad Seman

Jalan Pangeran Antasari; Jalan ini ada di pusat Kota Banjarmasin. Pangeran Antasari adalah pahlawan nasional yang semasa penjajahan Belanda gigih berjuang.

Pada 14 Maret 1862, dia dinobatkan sebagai pimpinan pemerintahan tertinggi di Kesultanan Banjar (Sultan Banjar).

Jalan Ratu Zaleha; Jalan ini berlokasi di wilayah Banjarmasin Timur.

Ratu Zaleha/Djaleha adalah puteri dari Sultan Muhammad Seman bin Pangeran Antasari yang gigih berjuang mengusir Belanda dalam Perang Banjar melanjutkan perjuangan Pangeran Antasari.

Jalan Sultan Adam; Jalan ini ada di Banjarmasin dan juga di Martapura. Sulthan Adam Al-Watsiq Billah adalah Sultan Banjar yang memerintah antara tahun 3 Juni 1825-1 November 1857.

Al-Watsiq Billah merupakan gelar yang digunakan para Khalifah dinasti Abbasiyah. Sultan Adam dilahirkan di desa Karang Anyar, Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Indonesia

Jalan Brigjend Hasan Baseri; Jalan ini ada di Banjarmasin Utara. Brigjen TNI Hasan Basry adalah seorang tokoh militer dan Pahlawan nasional Indonesia yang gigih melawan Belanda.

Ia dimakamkan di Simpang Empat, Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Jalan Ir PM Noor; Jalan ini ada di Banjarmasin dan Kabupaten Banjar. Ir H Pangeran Muhammad Noor adalah mantan Menteri Pekerjaan Umum dan gubernur Kalimantan pada 1901.

Ia lahir dari keluarga bangsawan Banjar, karena ia adalah intah Raja Banjar Sultan Adam al-Watsiq Billah.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

  • Conny Dio

     
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved