Profil Bupati Tanahlaut HM Sukamta, Gemar Sendirian Blusukan

Bupati Tanahlaut (Tala) periode 2018-2023, Drs HM Sukamta MAP, sebelumnya menjabat wakil bupati Tala periode 2013-2018. 

Editor: Royan Naimi
banjarmasinpostwiki.tribunnews.com/Idda Royani
Bupati Tanahlaut HM Sukamta. 

BANJARMASINPOSTWIKI.TRIBUNNEWS.COM, PELAIHARI - Bupati Tanahlaut (Tala) periode 2018-2023, Drs HM Sukamta MAP, sebelumnya menjabat wakil bupati Tala periode 2013-2018. 

Ia lahir di Kulonprogo pada 30 Juli 1963 silam.

Orangtuanya yakni Suharto dan Sugiyem, warga Dusun Semen, Desa Sukoreno, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulonprogo, DI Yogyakarta.

Sukamta merupakan seorang birokrat yang cukup lama mengabdi di Kabupaten Tanahlaut sebagai pegawai negeri sipil (PNS) selama 32 tahun sebelum kemudian terpilih sebagai wakil bupati pada 2013 lalu.

Baca juga: Profil Wakil Rektor I ULM Prof H Aminuddin Prahatama Putra, Berikut Riwayat Latar Pendidikannya

Baca juga: Profil Bupati Baritokuala Hj Noormiliyani, Bupati Perempuan Pertama di Kalimantan Selatan

Baca juga: Profil Wali Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan HM Aditya Mufti Ariffin

Beberapa jabatan eselon II pernah dijabat Sukamta sebelum kemudian terjun ke dunia politik dan menjadi kepala daerah. Di antaranya saat masih di birokrasi di lingkup Pemkab Tala.

Dirinya pernah menjabat kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dan jabatan terakhir sebagai kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan daerah (Bappeda) Tala.

Sejak dulu hingga sekarang, Sukamta dikenal sebagai seorang yang low profile. Ia mudah bergaul dengan siapa pun karena tak pernah membedakan status sosial.

Lebih dari itu, ia juga gemar blusukan hingga ke perkampungan seorang diri. Kebiasaannya itu juga tetap kerap ia lakoni meski telah menjadi kepala daerah.

Kadang ia menaiki sepeda motor sederhana dan menganakan busana sederhana pula. Karenanya beberapa waktu lalu di media sosial sempat viral fotonya yang menaiki sepeda motor dan berbusana bersahaja.

Sukamta juga dikenal sebagai pejabat daerah yang sangat mudah dihubungi dan nyaman diajak berkomunikasi. Contohnya, ketika warga di pelosok kampung mengundangnya hanya melalui pesan singkat di telepon selular untuk menghadiri acara pesta pernikahan, ia selalu hadir.

Bupati Tanahlaut Drs HM Sukamta MAP.
Bupati Tanahlaut Drs HM Sukamta MAP. (banjarmasinpostwiki.tribunnews.com/Idda Royani)

Di lingkungan bikrorasi, Sukamta dikenal sebagai seorang pegawai yang visioner. Gagasan-gagasannya kerap dinilai brilian dalam menyusun konsep program pembangunan jangka pendek, menengah, dan jangka panjang.

Karenanya Sukamta kerap mendapat undangan menjadi narasumber pada berbagai acara atau seminar, baik level lokal bahkan nasional. Terbaru, 9 September 2021 kemarin di Jakarta, Sukamta mendapat mendapat anugerah Visioanary Leader's Certificate of Presentation.

Pada bidang olahraga, Sukamta juga dikenal sebagai pemain sepak bola dan bola voli yang cukup andal. Ia bergabung pada tim All Star Tanahlaut dan kerap mencetak gol pada laga bola di Tala maupun di luar Tala.

Selain itu, Sukamta juga cukup piawai bermain tenis lapangan. Saat senggang pada akhir pekan ia bermain tenis di Lapangan Tenis Pamuda di kawasan Jalan Sapta Marga, Pelaihari.

Kegemarannya yang lain yakni memancing. Di sela kesibukannya sebagai kepala daerah, Sukamta masih kerap meluangkan waktunya untuk memancing pada akhir pekan ketika ada waktu senggang.

Semasa kecil, Sukamta mengawali pendidikan di SDN Kalikutuk di Desa Tuksono, Kecamatan Sentolo. Ia berjalan kaki sejauh sekitar tiga kilometer dan tak pernah mengeluh lelah.

Kemudian ia melanjutkan ke SMP 1 Sentolo yang jaraknya dari rumah lebih jauh yakni lima kilometer. Namun saat itu ada sepeda pancal sehingga tak begitu lelah.

Pada jenjang SMA, jarak tempuh kian jauh yakni 17 kilometer. Meski ada sepeda namun kerap sepedanya dititipkan di rumah warga yang berada di tepian jalan poros.

Sedangkan dari rumahnya yang berjarak tiga kilometer dari jalan poros, ia berjalan kaki. Ini kerap dilakoni ketika musim penghujan karena kondisi badan jalan terama becek dan lengket.

Sukamta kemudian menapakkan kaki di Kalimantan Selatan berkat saran sang paman yang saat itu menjadi guru di Kota Banjarbaru. Ia lalu mendaftar dan diterima di APDN pada angkatan ke-17.

Ikuti kami di
KOMENTAR
1378 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved