KalselPedia - Tradisi Batumbang Anak di Hulu Sungai Kalsel, Bayi Dinaikkan ke Mimbar Masjid

Batumbang merupakan tradisi unik warga daerah Hulu Sungai Kalsel yang umumnya dijumpai setiap perayaan lebaran, baik lebaran Idulfitri maupun Iduladha

Editor: Royan Naimi
banjarmasinpostwiki.tribunnews.com/Noor Masrida
Tradisi Batumbang di Masjid Darul Ubudiyah kecamatan Pandawan Kabupaten HST tepat pada momen hari raya Idulfitri 1442 H. 

BANJARMASINPOSTWIKI.TRIBUNNEWS.COM, BARABAI - Batumbang merupakan tradisi unik warga daerah Hulu Sungai Kalsel yang umumnya dijumpai setiap perayaan lebaran, baik lebaran Idulfitri maupun Iduladha.

Batumbang merupakan wujud rasa syukur kepada Tuhan atas capaian yang telah didapat. Batumbang juga merupakan do’a dan pengharapan insan kepada sang pencipta.

Kebanyakan, yang menggelar tradisi Batumbang ini adalah mereka yang mempunyai anak balita.

Kendati tak jarang kegiatan ini digelar secara sederhana, namun masyarakat setempat telah menganggap Tradisi Batumbang ini merupakan sebuah adat tradis yang dilaksanakan secara turun-temurun.

Baca juga: KalselPedia - Tas Purun Makin Artistik dengan Sentuhan Painting Bag, Penjualannya di Banjarbaru

Baca juga: KalselPedia - Layanan Tes GeNose Covid-19 Biaya Murah di Bandara Internasional Syamsudin Noor

Baca juga: KalselPedia - Profil Prof Hj Masyithah Umar, Guru Besar UIN Antasari Banjarmasin Bidang Fikih

Di daerah Hulu Sungai sendiri pun, prosesinya kadang berbeda-beda, ada bayi yang ditimbang dan ada benda-benda tertentu yang dihadirkan sebagai syarat upacara tersebut.

Satu di antaranya yang sempat tim Banjarmasinpost.co.id ikuti adalah yang dilakukan di Masjid Darul Ubudiyah Kecamatan Pandawan HST pada hari raya Idul Fitri, Kamis (13/5/2021).

Kala itu, si kembar Alvaro dan Alvino 'batumbang' di masjid tersebut dengan upacara sederhana yang dihadiri sejumlah warga.

Acara Batumbang itu dipimpin oleh marbot masjid, Husni yang membacakan doa dan melantunkan selawat Nabi Muhammad SAW.

Dari pihak keluarga bayi, disediakan hidangan berupa kue khas lebaran Apam dan sejumlah uang koin juga kertas dalam sebuah wadah.

Tak lupa dalam wadah berisi uang koin dan uang kertas itu diberikan beras kuning.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved