KalselPedia - Tas Purun Makin Artistik dengan Sentuhan Painting Bag, Penjualannya di Banjarbaru

Tempat penjualan painting bag di Banjarbaru, Kaktus Artspace berlokasi di Jalan Mistar Cokrokusomo No7 Kota Banjarbaru, Kalsel.

Editor: Royan Naimi
istimewa
Pengusaha Painting Bag asal Banjarbaru, Melati Yusuf 

BANJARMASINPOSTWIKI.TRIBUNNEWS.COM, BANJARBARU - Tempat penjualan painting bag di Banjarbaru, Kaktus Artspace berlokasi di Jalan Mistar Cokrokusomo No7 Kota Banjarbaru, Kalsel.

Selain dijual secara offline, painting bag berupa tas purun itu dijual secara online melalui instagram @kaktus.artspace.

Pemilik dari Kaktus Artspace tersebut merupakan wanita asal Banjarbaru, Melati Yusuf. 

Melalui lukisan yang ditorehkan di tas purun, ia mampu membuat penampilan tas purun jadi lebih menarik sekaligus mendongkrak nilai jual tas tersebut. 

Baca juga: KalselPedia - Layanan Tes GeNose Covid-19 Biaya Murah di Bandara Internasional Syamsudin Noor

Baca juga: KalselPedia - Menilik Ekskul Kesenian di SMANDUPA, Siswa Belajar Menggunakan Alat Musik Tradisional

Baca juga: KalselPedia - Profil Prof Hj Masyithah Umar, Guru Besar UIN Antasari Banjarmasin Bidang Fikih

Tumpukan tas memenuhi ruang workshop milik Melati, sebagian produk tersebut sudah dihiasi dengan lukisan yang indah. Namun, ada pula yang belum selesai sempurna.

Sejak setahun lalu, perempuan lulusan Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang ini menggeluti bisnis tas lukis.

Ide yang lebih akrab dengan sebutan Painting Bag itu ia dapatkan melalui keinginannya untuk memberikan kesan yang berbeda pada tas purun.

"Sebelumnya saya juga sudah sering melukis di tas berbahan kain, kulit, dan lain-lain, lalu saya pikir 
kenapa tidak saya coba melukis juga di tas bahan purun ini," ujarnya.

Hasil karyanya yang ia pajang di toko dan media sosialnya mendapat respon positif dari para pelanggan.

Selain itu Melati juga mendapat pesanan khusus untuk melukis motif dari permintaan pelanggan.

"Beberapa klien biasanya meminta model gambar yang mereka inginkan, tetapi sebagian lainnya meminta ide gambar dari saya sendiri," ucapnya.

Melati mengutarakan bahwa lama pengerjaannya memakan waktu mulai dari satu hingga empat hari, tergantung kerumitan lukisan dan ukuran tas.

Harganya pun bervariasi, Melati mematok harga mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 350 ribu.

Untuk persediaan tas purun yang akan dilukis, ia dapatkan dari perajin langganannya di Kampung Purun. 

(banjarmasinpostwiki.tribunnews.com/Amirul Yusuf)

 

Ikuti kami di
KOMENTAR
1292 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved