Desa Panjaratan di Kabupaten Tanahlaut

Wisata Kalsel Desa Panjaratan di Kabupaten Tanahlaut, Dikenal Desa Penghasil Atap Nipah

Wisata Kalsel, Desa Panjaratan di Kabupaten Tanahlaut dikenal juga sebagai desa pengrajin daun nipah penghasil atap nipah.

banjarmasinpostwiki.tribunnews.com/Idda Royani
Wisata Kalsel, seorang warga Desa Panjaratan di Kabupaten Tanahlaut, menganyam daun nipah menjadi atap rumah.
banjarmasinpostwiki.tribunnews.com/Idda Royani
Wisata Kalsel, warga Desa Panjaratan di Kabupaten Tanahlaut berbincang dengan tamu di titian jembatan desa.
banjarmasinpostwiki.tribunnews.com/Idda Royani
Wisata Kalsel, permukiman warga Desa Panjaratan di Kabupaten Tanahlaut yang berada di kawasan rawa.
Zahir Firdaus untuk banjarmasinpostwiki.tribunnews.com
Wisata Kalsel, eksotis di Wisata Alam Hutan Panjaratan di Kabupaten Tanahlaut, Kalsel.
Zahir Firdaus untuk banjarmasinpostwiki.tribunnews.com
Wisata Kalsel, rombongan turis susur sungai di kawasan Wisata Hutan Bekantan Desa Panjaratan di Kabupaten Tanahlaut.

BANJARMASINPOSTWIKI.TRIBUNNEWS.COM, PELAIHARI - Wisata Kalsel, Desa Panjaratan di Kabupaten Tanahlaut dikenal juga sebagai desa pengrajin daun nipah penghasil atap nipah.

Atap nipah merupakan atap yang terbuat dari daun tumbuhan nipah. Sejak masa lalu, kehidupan penduduk Kalimantan Selatan (Kalsel) sangat dekat dengan atap tradisional ini.

Umumnya rumah penduduk di Banua ini pada masa silam beratap daun nipah. Pada klaster sosial yang lebih tinggi, biasanya rumah beratap kayu ulin.

Bisa dibilang tumbuhan nipah berlimpah di Kalsel terutama di daerah perairan. Pasalnya habitat tumbuhan ini memang berada di kawasan rawa, terutama rawa di sekitar tepian sungai.

Baca juga: Wisata Kalsel Desa Panjaratan di Kabupaten Tanahlaut, Hanya Belasan Menit dari Kota Pelaihari

Baca juga: Markas PMI Kabupaten Kotawaringin Timur Kalteng di Jalan A Yani Kota Sampit

Baca juga: Depo Arsip Kota Banjarmasin Sediakan Perpustakaan Digital

Karena itu penduduk yang bermukim di kawasan rawa sungai, dulu cukup banyak yang menekuni aktivitas sebagai perajin atap daun nipah. 

Di Kalsel, perajin nipah tersebar di berbagai daerah. Di antaranya di Kabupaten Tanahlaut (Tala), daerah agraris berjarak 65 kilometer dari Banjarmasin, ibu kota Kalsel.

Ada beberapa tempat di daerah berjuluk Bumi Tuntung Pandang ini yang sebagian penduduknya menggeluti profesi sebagai perajin daun nipah. Salah satunya di Desa Panjaratan, Kecamatan Pelaihari.

Panjaratan merupakan kampung kecil yang berada di pinggiran wilayah Pelaihari. Sebagian besar warga setempat petani padi, sebagian lainnya nelayan air tawar dan berdagang.

Rawiyah, salah satu perajin atap nipah di Panjaratan, yang hingga masa senjanya tetap setia dengan profesi itu. Hampir tiap hari ia menganyam daun nipah meski fisiknya tak sekuat dulu lagi.

Alasannya teramat sederhana, aktivitas itu telah berlangsung secara turun temurun dari kekuarga. Bagi perempuan lanjut usia ini, panipahan (orang yang menggeluti profesi membikin atap nipah) telah menjadi bagian dari kehidupannya. 

Karena itu di sela aktivitasnya yang lain, dirinya tetap setia dengan dunia anyam-anyaman nipah itu. Meski sekarang serapan atau permintaan sepi seiring kian variatifnya produk atap modern.

(banjarmasinpostwiki.tribunnews.com/idda royani)

Ikuti kami di
Editor: Royan Naimi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved