Desa Panjaratan di Kabupaten Tanahlaut

Wisata Kalsel Desa Panjaratan di Kabupaten Tanahlaut, Sebagian Rumah Warga Berada di Lahan Rawa

Wisata Kalsel, permukiman penduduk di Desa Panjaratan Kabupaten Tanahlaut memiliki ciri khas bangunan panggung cukup tinggi di atas lahan rawa.

Editor: Royan Naimi
banjarmasinpostwiki.tribunnews.com/Idda Royani
Wisata Kalsel, warga Desa Panjaratan di Kabupaten Tanahlaut berbincang dengan tamu di titian jembatan desa.
banjarmasinpostwiki.tribunnews.com/Idda Royani
Wisata Kalsel, permukiman warga Desa Panjaratan di Kabupaten Tanahlaut yang berada di kawasan rawa.
banjarmasinpostwiki.tribunnews.com/Idda Royani
Wisata Kalsel, seorang warga Desa Panjaratan di Kabupaten Tanahlaut, menganyam daun nipah menjadi atap rumah.
Zahir Firdaus untuk banjarmasinpostwiki.tribunnews.com
Wisata Kalsel, rombongan turis susur sungai di kawasan Wisata Hutan Bekantan Desa Panjaratan di Kabupaten Tanahlaut.
Zahir Firdaus untuk banjarmasinpostwiki.tribunnews.com
Wisata Kalsel, eksotis di Wisata Alam Hutan Panjaratan di Kabupaten Tanahlaut, Kalsel.

BANJARMASINPOSTWIKI.TRIBUNNEWS.COM, PELAIHARI - Permukiman penduduk di Desa Panjaratan memiliki ciri khas dibanding desa lainnya di Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kekhasan tersebut yakni sebagian rumah warga berdiri di atas kawasan rawa dalam. Konstruksi rumah panggungnya lumayan tinggi karena genangannya juga cukup dalam.

Lantaran berada di atas lahan rawa, akses jalan lingkungan setempat berupa jalan titian berkonstruksi kayu. Lebarnya sekitar dua meter sehingga ketika berkendara dan berpapasan mesti hati-hati.

Jika ditotal, cukup panjang juga bentang jalan titian kayu tersebut, setidaknya mencapai ratusan meter. Pasalnya cukup banyak juga jalan persimpangan jalan lingkungan setempat.

Baca juga: Wisata Kalsel Desa Panjaratan di Kabupaten Tanahlaut, Hanya Belasan Menit dari Kota Pelaihari

Baca juga: Markas PMI Kabupaten Kotawaringin Timur Kalteng di Jalan A Yani Kota Sampit

Baca juga: Perajin Daun Nipah di Desa Panjaratan Kecamatan Pelaihari Tanahlaut, Digeluti Secara Turun-temurun

Pada puncak musim penghujan, jalan titian kayu tersebut kerap tenggelam oleh luapan banjir. Seperti pada banjir besar yang terjadi pertengahan Januari 2021 kemarin.

Kondisi jalan titian kayu tersebut saat ini banyak yang mulai keropos. Maklum, usia jalan titian kayu tersebut juga telah cukup lama sehingga meski berbahan kayu ulin, namun seiring waktu juga mulai mengalami kerusakan.

Rumah warga Panjaratan yang berada di daatan hanya yang berada di kanan kiri jalan utama desa. Itu pun umumnya hanya bagian teras yang berupa tanah, sedangkan badan rumah tetap berdiri di atas rawa.

(banjarmasinpostwiki.tribunnews/idda royani)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved