Rutan Marabahan

Minimalisir Titipan Pembesuk dengan Muatan yang Dilarang, Berlakukan Uang Elektronik

Dengan diberlakukannya transaksi uang non tunai di ruang lingkup warga binaan Rutan Marabahan, hal ini sejalan dengan pembatasan barang-barang kemasan

banjarmasinpostwiki.tribunnews.com /MuhammadTabri
Rumah Tahanan Klas IIB Marabahan 

banjarmasinpostwiki.tribunnews.com - Dengan diberlakukannya transaksi uang non tunai di ruang lingkup warga binaan Rutan Marabahan, hal ini sejalan dengan pembatasan barang-barang kemasan dari pembesuk masuk ke Rutan.

Karena untuk memenuhi keperluan sehari-hari, warga binaan bisa membelinya di koperasi setempat. Barang yang dibawa pembesuk hanya boleh berupa masakan-masakan yang dibuat di rumah.

Tentunya melalui pemeriksaan ketat petugas sebelum diterima warga binaan.

Baca juga: Karutan Marabahan Pastikan Harga Jualan Koperasi Tidak Mahal

"Nah karena kemasan-kemasan dibatasi dan sudah ada solusinya, para petugas jauh lebih mudah dalam memeriksa barang titipan, sehingga lebih selektif dalam bekerja," ungkap Andi Gunawan, Kepala Rutan Marabahan.

Pemeriksaan yang selektif dan maksimal ini dinilainya efektif untuk mengatasi kecolongan barang-barang yang dilarang ada di Rutan, seperti narkoba maupun lainnya.

Sejauh ini, lanjut Andi, pelaksanaan sudah berjalan lancar dan sesuai harapan. Para petugas bisa lebih mudah dalam bekerja dan situasi Rutan sendiri jauh lebih aman. (banjarmasinpostwiki.tribunnews.com /MuhammadTabri)

Ikuti kami di
Editor: Edi Nugroho
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved