Paripurna Istimewa

Pakaian Adat Khas Banjar Anggota Dewan Peringati Hari Jadi Kalsel

Setahun sekali di Bulan Agustus, pakaian tradisional khas adat Banjar menjadi seragam yang dikenakan para Anggota DPRD Provinsi Kalsel.

banjarmasinpostwiki.tribunnews.com/Achmad Maudhody
Mengenakan Pakaian Tradisional Khas Adat Banjar, Anggota DPRD Provinsi Kalsel menghadiri Rapat Paripurna Istimewa Memperingati Hari Jadi Provinsi Kalsel 

banjarmasinpostwiki.tribunnews.com - Setahun sekali di Bulan Agustus, pakaian tradisional khas adat Banjar menjadi seragam yang dikenakan para Anggota DPRD Provinsi Kalsel.

Pakaian tradisional khas adat Banjar ini dikenakan saat Rapat Paripurna Istimewa memperingati Hari Jadi Provinsi Kalsel yaitu Tanggal 14 Agustus.

Baju adat laki-laki yaitu berupa celana panjang, ditutupi sarung setinggi lutut, baju luaran cekak musang dan topi laung.

Sedangkan baju adat perempuan berupa kain sarung, baju poko selendang dan selop.

Baca juga: Paripurna Istimewa Hari Jadi Provinsi Kalsel

Pada pelaksanaannya setiap tahun, biasanya ada corak khusus yang sama dalam setiap setelan pakaian tradisional khas adat Banjar yang dikenakan para Wakil Rakyat Kalsel ini.

Yaitu penggunaan kain sasirangan, untuk pakaian laki-laki corak kain sasirangan digunakan untuk sarung selutut dan laung yang digunakan.

Sedangkan untuk perempuan, digunakan sebagai rok dan selendang.

Selain itu, warna corak sasirangan juga biasanya diseragamkan untuk semua setelan para Wakil Rakyat.

Tak hanya para Anggota Dewan, Kepala Daerah Provinsi Kalsel serta para tamu undangan yang hadir juga biasanya menggunakan pakaian tradisional khas adat banjar pula meski corak warna yang digunakan bisa saja berbeda. (banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Achmad Maudhody)
/Achmad Maudhody)

Ikuti kami di
Editor: Edi Nugroho
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved