Rumah Singgah Kota Banjarbaru

Ini yang Paling Sering Nginap di Rumah Singgah Kota Banjarbaru

Rumah singgah diperuntukkan bagi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) misalnya orang terlantar, anak punk, pengemis,

banjarmasinpostwiki.tribunnews.com /Milna sari
Rumah Singgah Berkarakter Dinas Sosial Kota Banjarbaru 

Editor: Edi Nugroho

banjarmasinpostwiki.tribunnews.com - Rumah singgah diperuntukkan bagi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) misalnya orang terlantar, anak punk, pengemis, wanita tuna susila, dan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) pasca rehabilitasi medis.

Anak punk misalnya yang terjerat oleh razia Satpol PP dibawa ke rumah singgah dan diberi pembinaan. Termasuk orang terlantar baik anak maupun lansia.

Sebelum orang terlantar ke rumahnya, petugas biasanya mencari tahu alamat rumah orang terlantar sambil diinapkan di rumah singgah.

Baca juga: Rumah Singgah Kota Banjarbaru Dibuat Serasa Tinggal di Hotel

Meski ada banyak PMKS yang bisa diinapkan di rumah singgah namun mayoritas yang paling sering menjadi penghuni rumah singgah kota Banjarbaru adalah orang terlantar dan WTS.

Sejak Januari 2021 kemarin saja jelas Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Banjarbaru, Taufik Ariyadi Senin (8/2/2021) empat orang kedapatan menggunakan Nafza dibawa ke Rumah Singgah, selain itu juga ada dua orang WTS, dan dua orang terlantar.

"Kalau ODGJ, kita tidak menerima, karena aturannya ODGJ dibawa langsung ke RSJ Sambang Lihum setelah direhabilitasi secara medis baru bisa diserahkan ke rumah singgah untuk dikembalikan ke keluarganya," ujarnya.

Orang terlantar dan WTS dalam sebulannya kemarin ungkap Taufiq jumlahnya ada 20 orang lebih.

"Tergantung dari hasil tangkapan Satpol PP, karena kita cuma menerima saja," ujarnya.
(banjarmasinpostwiki.tribunnews.com /Milna sari).

Ikuti kami di
Editor: Royan Naimi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved