Balai Adat Malaris

Dibangun 2008, Balai Adat Malaris Berkapasitas 2.000 Orang

Balai Adat Malaris di Desa Loklahung dusun Malaris Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan dibangun pada tahun 2008.

banjarmasinpostwiki.tribunnews.com /hanani
Balai Adat Malaris di Dusun Malaris Desa Loklahung, Kecamatan Loksado,HSS. 

Editor: Edi Nugroho

banjarmasinpostwiki.tribunnews.com - Balai Adat Malaris di Desa Loklahung dusun Malaris Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan dibangun pada tahun 2008.

Balai adat terbesar di Kalsel ini berkapasitas atau bisa menampung 2.000 orang. Pembangunannya menggunakan dana APBN tahun 2008.

Damand Asnawi, warga dusun Malaris yang juga pengurus Kedamangan Kalsel,menjelaskan, saat ritual aruh adat seluruh tokoh adat se Kalsel biasanya hadir.

Baca juga: Balai Adat Malaris, Bangunan Ritual Aruh Adat Terbesar se-Kalsel di Loksado HSS

Namun, diluar aruhpun banyak wisatawan yang berkunjung,baik untuk berfoto-foto maupun mempelajari adat dan tradisi kehidupan suku Dayak Meratus Loksado. Sedangkan wisatawan asing mancanegara biasanya lebih tertarik datang berkunjung pada saat ritual aruh.

Adapun ritual yang dilakukan, antara lain tarian batandik mengelilingi lalaya yang diatasnya diletakkan berbagai macam sesajen.

Lalaya di tengah balai adat malaris diperuntukkan sebagai keperluan ritual. Sesuai ajaran Kaharingan aruh adat dilaksanakan 3 kali setiap tahunnya yaitu aruh basambu umang yg di laksanakan sebelum musim panen, aruh bawanang di laksanakan sesudah panen, dan aruh ganal yg di laksanakan untuk merayakan hasil panen. Biasanya aruh ganal di laksanakan secara besar-besaran oleh seluruh warga kampung selama 5,7, atau 12 hari dan mengundang warga-warga dan tokoh adat di lingkungan balai adat lainnnya. lainnya. (banjarmasinpostwiki.tribunnews.com /hanani)

Ikuti kami di
Editor: Royan Naimi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved