ACT Kalsel

Miliki 10 Program Unggulan, ACT Kalsel Atasi Bebagai Problem Kemanusiaan

Memiliki Visi menjadi organisasi kemanusiaan global profesional, berbasis kedermawanan dan kerelawanan masyarakat global untuk mewujudkan peradaban du

Editor: Royan Naimi
banjarmasinposttravel.tribunnews.com/Muhammad Rahmadi
Aktivitas dari Kantor ACT Cabang Kalsel, Jalan Pramuka, Kelurahan Pemurus Luar, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. 

Editor: Edi Nugroho

banjarmasinposttravel.tribunnews.com - Memiliki Visi menjadi organisasi kemanusiaan global profesional, berbasis kedermawanan dan kerelawanan masyarakat global untuk mewujudkan peradaban dunia yang lebih baik.

Dengan Misi mengorganisir dan mengelola berbagai persoalan kemanusiaan secara terencana, terkonsep, terintegrasi, dan berkesinambungan sehingga menjadi formula ideal dalam mengatasi berbagai problem kemanusiaan baik dalam skala lokal, nasional, regional, maupun global.

Mengorganisir dan mengelola segala potensi kedermawanan masyarakat global sebagai modal sosial untuk mengatasi berbagai problem kemanusiaan baik dalam skala lokal, nasional, regional, maupun global.

Mengorganisir dan mengelola segala potensi kerelawanan global sebagai modal sosial untuk mengatasi berbagai problem kemanusiaan baik dalam skala lokal, nasional, regional, maupun global.

Gandeng Warung Makan, ACT Kalsel Bagikan Makanan Gratis

Program SGI ACT Kalsel, Sasar Guru Berpenghasilan Rendah

Aksi Cepat Tanggap (ACT) hadir di Kalimantan Selatan Sejak 2018 lalu. Kantornya berada di Jalan Pramuka, Kelurahan Pemurus Luar, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Seirin berjalannya waktu kini ACT Kalsel memiliki 10 Program unggulan, di antaranya Wakaf Modal Usaha Mikro, Masyarakat Produsen Pangan Indonesia, Operasi Makan Gratis, Sahabat Guru Indonesia, Sahabat Umi, Beras Untuk Santri, Selamatkan Bangsa, Modal Usaha Mikro, dan Bersama Lawan Corona.

Wakaf Modal Usaha Mikro (WMUM) adalah suatu Program ACT yang bertujuan untuk membebaskan para pelaku UMKM, dari jerat utang dan kesulitan modal yang tidak berkesudahan.

Yakni dengan cara meminjamkan bantuan Modal tanpa bunga kepada pelaku UMKM, yang bisa dicicil berjangka waktu tiga hingga 12 bulan.

Program WMUM diharapkan dapat memberikan keringanan bagi Masyarakat yang memiliki usaha, khususnya dibidang pangan, namun mengalami kendala soal permodalan.

"Karena seperti yang kita ketahui bersama, sekarang ini banyak UMKM yang modalnya terpakai untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Akibatnya usaha Mereka pun ikut mengalami penurunan," kata Zainal Arifin, Kepala Cabang ACT Kalsel. Jumat (25/09/2020).

Program tersebut kata Zainal baru saja diluncurkan oleh pusat. Di Banjarmasin sendiri WMUM diresmikan pada pekan pertama September 2020.

"Ini memang program terbaru dari ACT secara Nasional. Di Banjarmasin acara launcingnya pada pekan pertama bulan ini," tambahnya.

Adapun kriteria Pelaku UMKM yang bisa mendapatkan WMUM, di antaranya sudah jelas memiliki usaha di bidang pangan, atau juga usaha di bidang pertanian.

Karena segmentasi ACT adalah Tempat Ibadah, maka WMUM akan di berikan kepada UMK melalui rekomendasi pengurus Masjid.

"Biasa kan ada jamaah Masjid yang punya usaha kecil-kecilan, sehingga kebanyakan rekomendasi dari pengurus Masjid, tapi tetap keputusan tetap berada sepenuhnya di ACT," ungkapnya.

Besaran WMUM yang diberikan bervariasi, mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 2 juta.

Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan (GNLSP) adalah program dari ACT yang bisa dimanfaatkan Masyarakat untuk berbagi, terlebih di tengah pandemi covid-19.

Kegiatan tersebut tidak hanya menyasar kepada Masyarakat kurang mampu, tetapi juga kepada Masyarakat mampu dan ingin ikut berpartisipasi menyumbangkan sedekah berupa bahan pangan.

"Program ini terbagi dalam dua segmentasi yaitu, Masyarakat menengah keatas dan Masyarakat menengah ke bawah. Hasil pangan dari Masyarakat untuk Masyarakat," ujar Zainal.

Ikuti kami di
KOMENTAR
785 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved