Galeri Tamasa

Pandemi Covid-19, Gedung Tamasa Tapin Dibuka Terbatas

Gedung Galeri Tamasa selama pandemi virus corona atau Covid-19 terbatas dibuka untuk umum dan tidak setiap hari.

Editor: Royan Naimi
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Koleksi kerajinan tas dipajang di Galeri Tamasa. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID - Gedung Galeri Tamasa selama pandemi virus corona atau Covid-19 terbatas dibuka untuk umum dan tidak setiap hari.

Itu karena menjaga protokol kesehatan pandemi wabah virus corona atau Covid-19 berjalan sesuai aturan.

Kepala Bidang Agro Industri dan Kimia pada Dinas Perindustrian Kabupaten Tapin, Erven Jaya membenarkan adanya pembatasan kunjungan di Gedung Galeri Tamasa.

Ervan Jaya mengantisipasi kemungkinan kontak erat antara pengunjung dengan petugas Galeri Tamasa sehingga protokol kesehatan pandemi wabah virus corona atau Covid-19 diberlakukan.

Simpan Produk Kerajinan Khas Tapin, Gedung Galeri Tamasa Dikelola Disperindag

Dilengkapi Fasilitas Bermain Anak, Taman Bungas Terletak Tak Jauh dari Menara Pandang Banjarmasin

Dilengkapi Berbagai Fasilitas untuk Umum, inilah Taman Mawar Lansia Banjarbaru

Galeri Tamasa dibuka untuk umum dan pengunjung yang datang itu orang tanpa gejala dan pelaku perjalanan," katanya.

Kemungkinan kontak erat itu diantisipasi dengan pembatasan sehingga pelayanan hanya di Dinas Perindustrian Kabupaten Tapin.

"Setelah bertamu di Dinas Perindustrian, pengunjung kami ajak ke Galeri Tamasa," katanya.

Layanan khusus pengunjung dapat juga berkomunikasi melalui whatshaap dengan petugas galeri Tamasa jika ingin melihat koleksi produk kerajinan.

Denny Oktapian Noor, petugas Galeri Tamasa mengatakan pengunjung akan diajak menuju Galeri Tamasa, jika sudah melihat koleksi di Dinas Perindustrian Kabupaten Tapin.

Inilah Peran Penting Dishub Kapuas Selama Masa Wabah Covid-19

Selain Menjahit, Rumah Jahit Kota Banjarmasin Juga Berikan Pelatihan ini

"Petugas menjalani WFH dan dikembalikan bekerja di Kantor Dinas Perindustrian Kabupaten Tapin," katanya.

Denny Oktapian Noor mengaku selama pandemi virus corona atau Covid-19 paling banyak dibeli pengunjung adalah kerajinan tas dan kain sasirangan khas Tapin. (banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid)

Ikuti kami di
KOMENTAR
492 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved