Komunitas Begaya

Profil Komunitas Begaya asal Martapura, Bersama Gali Sejarah dan Budaya Lokal Kalimantan Selatan

Profil Komunitas Begaya asal Martapura, Bersama Gali Sejarah dan Budaya Lokal Kalimantan Selatan

Editor: Royan Naimi
regina
Keluarga besar Komunitas Begaya mengunjungi sejumlah tempat bersejarah di Banjarmasin, akhir pekan kemarin. 

Penulis wartawan Banjarmasinpost.co.id Idda Royani

BANJARMASINPOSTWIKI.COM - Profil Komunitas Begaya asal Martapura, Bersama Gali Sejarah dan Budaya Lokal Kalimantan Selatan.

Banyak ragam kegiatan yang bisa dilakukan pada momen weekend. Di antaranya, bersepeda jogging, main ke mal atau jalan-jalan ke objek wisata alam dan lainnya.

Tapi, beda dengan pemuda-pemudi dari Komunitas Begaya (Bersama Gali Sejarah dan Budaya). Mereka mengisi waktu liburan dengan cara yang berbeda yakni menggali sejarah dan budaya lokal di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Salah seorang founder dari Komunitas Begaya, Donny Ramadhan, menuturkan komunitas ini dibentuk pada 30 Juni 2019 lalu bersama rekannya Yulian, Yahya, Ajrul, dan Dani. Tujuannya untuk menggali sejarah terutama di Banua ini. 

Petenis Masa Depan Kalsel Lailatul Fajria, Kini Masuk Timnas Indonesia untuk Piala Davis Junior

Daftar Pejabat Baru di Polres Hulu Sungai Utara (HSU) Kalimantan Selatan, Kapolsek Hingga Kasat

VIDEO: Gedung Olahraga (GOR) Hasanuddin HM Banjarmasin, Pusat Pembinaan Atlet Kalsel Termasuk Karate

Jalan Layang Pangkalanbun - Kotawaringin Lama Rampung, Warga Lancar Bepergian Sampai Kalbar

Awalnya komunitas Begaya terbentuk karena rasa ingin tahu terhadap suatu bangunan atau lokasi yang memiliki nilai sejarah dan budaya, tapi banyak orang yang sudah mulai lupa. Bahkan mungkin tidak tahu tentang nilai sejarah dan budaya bangunan/lokasi tersebut.

"Nah karena itulah Komunitas Begaya ini dibentuk. Tujuannya untuk menjadi wadah bagi peminat sejarah dan budaya lokal. Kegiatan yang dilakukan menggali, mengangkat, dan mengenalkan sejarah melalui kegiatan-kegiatan yang tidak membosankan," jelasnya, Selasa (21/1/2020).

Salah satu kegiatan yang baru saja dilaksanakan yaitu walking tour Benteng Tatas dan Bangunan yang hilang di Kota Banjarmasin pada Minggu (19/1/2020) kemarin.

Regina yang mengikuti kegiatan tersebut mengatakan sangat tertarik dengan kegiatan napak tilas itu. Banyak manfaat yang ia dapatkan yakni mendapat ilmu dari narasumber mengenai sejarah Banjar.

"Ini pertama kali saya ikut mengunjungi monumen sejarah, melihat lokasi yang dulu pernah ada bangunan Benteng Tatas, Societeit de Kapel, dan lainnya," tuturnya.

Melalui kegiatan itu warga Martapura ini bisa menambah wawasan sambil berwisata. "Itu kermarin sekaligus pengalaman pertama saya mencoba transportasi umum BRT dan naik kelotok di siring Banjarmasin. Tentu saja menjadi pengalaman yang berharga," ungkapnya.

Kegiatan Komunitas Begaya tersebut diikuti 30 orang. Mereja berlatar belakang yang beragam, mulai dari kalangan mahasiswa hingga pekerja. Selanjutnya mereka berencana akan menjajaki lokasi bersejarah lainnya di wilayah Banjarmasin dan sekitarnya.

(banjarmasinpostwiki.com/idda royani)

Ikuti kami di
KOMENTAR
134 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved