Penghasil Buah Durian

4 Kecamatan di Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan Ini Pusat Penghasil Buah Durian Asli Banua

4 Kecamatan di Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan Ini Pusat Penghasil Buah Durian Asli Banua

Editor: Royan Naimi
banjarmasinpost.co.id/idda royani
Ada 4 Kecamatan di Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan Ini Pusat Penghasil Buah Durian Asli Banua. 

BANJARMASINPOSTWIKI.COM - 4 Kecamatan di Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan Ini Pusat Penghasil Buah Durian Asli Banua.

Kabupaten Banjar, Provinsi Kalsel merupakan kabupaten sentra produksi durian terbesar di Kalsel.

Tercatat ada enam kecamatan sebagai sentra produksi durian yakni Karangintan, Aranio, Pengaron, Sungaipinang, Sambungmakmur dan Simpangempat.

Pada 23 Januari 2019, digelar kontes durian dan Gelar Buah Eksotik di objek wisata Danau Tamiyang Desa Mandikapau Barat Karangintan Kabupaten Banjar.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Banjar, M Fachry mengatakan, saat ini sedang musim panen hingga sekitar Februari 2019 mendatang.

Sejarah Berdirinya Kampung Sasirangan Banjarmasin, Sentra Produksi Kain Khas Kalsel

Ayo Mengenal Balogo, Salah Satu Permainan Rakyat dari Kalimantan Selatan, Asyik Dimainkan

Inilah Daftar Kecamatan-kecamatan di Kabupaten Tanahbumbu Provinsi Kalimantan Selatan

Video Galeri Kreatif Kampung Purun Banjarbaru, Begini Perkembangannya Setelah Diresmikan 2019 Lalu

Kontes Durian dan Gelar Buah Eksotik Banjar digelar 23 Januari 2019 di Danau Tamiyang Desa Mandikapaubarat, Kecamatan Karang Intan.

Dilaksanakan atas kerjasama Dinas TPH, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Kominfo dengan Pemerintahan Desa Mandikapaubarat.

Kegiatan ini dalam rangka upaya mencari varietas durian unggul lokal yang mungkin selanjutnya dapat didaftarkan ke Kementerian Pertanian dan sekaligus menjadi varietes unggul baru, menyusul beberapa varietes yang sudah menjadi varietes unggul nasional seperti Si Japang, Si Hijau dan Si Dodol.

M Fachry juga mengatakan, Kabupaten Banjar sudah ada Agrowisata Durian di Desa Bi'ih Kecamatan Karangintan yang tahun lalu sudah dicanangkan oleh Bupati Banjar, H Khalilurrahman dan juga disaksikan oleh Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor pada saat kontes durian tahun lalu. 

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor bersama para pemenang kontes durian di Lokasi Agrowisata di Desa Biih Kabupaten Banjar.
Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor bersama para pemenang kontes durian di Lokasi Agrowisata di Desa Biih Kabupaten Banjar. (Banjarmasinpost.co.id/Hari Widodo)

“Jika ingin makan durian dengan sensasi beda datang saja ke Desa Bi'ih, karena makan duriannya langsung di bawah pohonnya, dijamin buahnya manis, tebal dan legit,” kata M Fachry.

Disamping itu juga sekaligus dilaksanakan Gelar Buah Eksotik Banjar seperti Binjai, Kapul, Bundar, Gitaan, Ramania, dan lainnya yang merupapkan buah khas daerah Banjar dan diketahui saat ini sudah jarang ditemukan.

Sehingga dengan event ini diharapkan dapat merangsang petani untuk melestarikan dan mengembangkannya, karena ini sebagai plasma nuftah daerah Banjar.

Selain itu kontes durian menurut M Fachry juga untuk mengharapkan dukungan dari Kementrian Pertanian dan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Provinsi Kalsel untuk dapat membantu pengembangan usahatani durian di Kabupaten Banjar.

Lantaran secara agroklimat durian sangat sesuai dikembangkan dan secara ekonomis menguntungkan, sekaligus sebagai kawasan wisata agribisnis.

“Secara khusus Bupati Banjar sudah menyampaikan proposal ke Direktorat Jendral Hortikultura Kementan RI diterima oleh Direktur Buah dan Florikultura Pak Sarwo Edhy beserta jajarannya untuk minta dukungan dalam pengembangan usaha tani durian ini. Beliau menyambut gembira diadakan kontes ini dan akan hadir serta akan mendukung pengembangan usaha tani durian ini,” ujarnya.

Adapun memilih lokasi di objek wisata Danau Tamiyang Kecamatan Karangintan adalah sekaligus lebih mengenalkan obyek wisata danau yang indah. Ada jembatan ditengahnya serta parkir luas dan jalan sudah aspal.

( Banjarmasinpostwiki.com)

Ikuti kami di
KOMENTAR
66 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved